TAHUN PAJAK ITU APA???

Menurut Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2007, tahun Pajak adalah jangka waktu 1 (satu) tahun kalender kecuali bila Wajib Pajak menggunakan tahun buku yang tidak sama dengan tahun kalender.

Jangka waktu 1 (satu) Tahun Kalender adalah jangka waktu dari tanggal 1 Januari sampai dengan tanggal 31 Desember.

Wajib Pajak dapat menggunakan tahun pajak selain tahun kalender dengan terlebih dahulu mengajukan izin ke Kantor Pelayanan Pajak.

Contoh Penerapan Tahun Pajak

Pemeriksaan SPT Tahunan PPh Badan untuk Tahun Pajak 2019, maka pemeriksaan dilakukan terhadap SPT Tahunan PPh Badan untuk Tahun Pajak 2019 dan dokumen pendukungnya untuk jangka waktu Januari sampai dengan Desember 2019.

Pemeriksaan SPT Tahunan PPh Orang Pribadi untuk Tahun Pajak 2018, maka pemeriksaan dilakukan terhadap SPT Tahunan PPh Orang Pribadi untuk Tahun Pajak 2018 dan dokumen pendukungnya untuk jangka waktu Januari sampai dengan Desember 2018.

Pengertian Bagian Tahun Pajak adalah bagian dari jangka waktu 1 (satu) Tahun Pajak. Bagian dari jangka waktu 1(satu) Tahun Pajak bisa 1 (satu) bulan Kalender atau beberapa bulan Kalender.

Contoh Penerapan Bagian Tahun Pajak

Pemeriksaan SPT Masa PPN dengan status Lebih Bayar untuk Masa Pajak Maret, maka pemeriksaan dilakukan terhadap SPT Masa PPN dan dokumen pendukungnya untuk Masa Pajak Januari sampai dengan Maret.

Pemeriksaan SPT Masa PPN dengan status Lebih Bayar untuk Masa Pajak Nopember, maka pemeriksaan dilakukan terhadap SPT Masa PPN dan dokumen pendukungnya untuk Masa Pajak Januari sampai dengan Nopember.

Ditulis oleh: Admin Web

Diunggah pada: Rabu, 27 Oktober 2021